Bidik Beasiswa Kemenag 2017 – 2018

Kabar gembira untuk anda para pemburu beasiswa yang datangnya langsung dari Kementerian Agama (Kemenag) RI. Tepatnya melalui program 5000 Doktor atau yang biasa dikenal dengan sebutan Mora Scholarship. Nah, sebelumnya perlu anda ketahui, Kemenag setiap tahunnya memberikan kesempatan bagi anda para dosen tetap maupun tenaga kependidikan pada perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) untuk melanjutkan studi S3 di dalam negeri atau luar negeri melalui program beasiswa ini. Beasiswa Kemenag ini merupakan beasiswa penuh. Durasi yang diberikan sekitar 6 semester, dengan masa perpanjangan 2 semester. Nah, untuk cakupan beasiswa S3 studi di dalam negeri ini, di antaranya biaya pendidikan yang terdiri dari biaya SPP, biaya ujian-ujian, serta biaya lain sesuai dengan SK Rektor di tempat studi. Asiknya lagi, selain daripada biaya pendidikan, para penerima beasiswa ini juga nantinya akan memperoleh biaya mahasiswa yang meliputi biaya pendaftaran, biaya hidup/biaya operasional, uang buku/referensi, serta biaya riset. Sedangkan untuk beasiswa S3 dengan tujuan studi di luar negeri, cakupan beasiswa yang disediakan meliputi biaya program penguatan bahasa asing dan akademik (Language and Academic Preparation Course) di Indonesia, biaya hidup selama mengikuti program penguatan bahasa asing dan akademik, biaya ujian IELTS atau TOEFL serta ujian bahasa lain sesuai dengan bahasa pada kampus tujuan yang dilaksanakan di Indonesia, biaya pendaftaran (admission fee), dan biaya kuliah (tuition fee). Beruntungnya lagi, para kandidat yang berhasil menerima beasiswa S3 luar negeri ini juga nantinya akan memperoleh biaya hidup selama melaksanakan studi (maksimum 4 tahun), biaya settlement, asuransi kesehatan, biaya buku, biaya tiket pulang pergi, biaya keluarga (diiberikan mulai tahun kedua), bantuan riset (satu kali untuk tahun terakhir), serta biaya mengikuti international conference. Bagaimana sobat pemburu beasiswa, apakah anda tertarik untuk mendaftarkan diri? Baca juga: 5 Beasiswa Timur

4 pengunjung online