Beasiswa S2 di China untuk Pelamar Indonesia

Mungkin Anda sudah pernah mendengar beasiswa S2 di China ini. Schwarzman Scholars . Programnya memang terbilang baru. Didirikan oleh Stephen A. Schwarzman, pemimpin, CEO sekaligus CO-Founder Blackstone. Beasiswa Schwarzman Scholars dirancang untuk menyiapkan generasi pemimpin-pemimpin masa depan abad 21. Beasiswa ini merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam fasilitas bagi kandidat terpilih. Ada tiga disiplin ilmu yang ditawarkan jika Anda berencana melanjutkan studi S2 menggunakan Schwarzman Scholars. Yakni Public Policy, Economics and Business, dan International Studies. Ketiga program kuliah tersebut menggunakan bahasa pengantar Inggris yang berlangsung di Schwarzman College, Tsinghua University, Beijing, China. Program berlangsung selama satu tahun. Setiap tahun beasiswa Schwarzman Scholars menyediakan kuota hingga 200 orang penerima. 35 persen dari jumlah tersebut diperuntukkan bagi pelamar internasional, termasuk Indonesia. Selebihnya (75 persen) akan diisi oleh kandidat negara lain, yakni Amerika Serikat dan China. Beasiswa Schwarzman Scholars mencakup kebutuhan studi, di antaranya biaya kuliah, asrama, biaya keberangan dan kepulangan dari Beijing, studi tour, buku dan perlengkapan yang dibutuhkan, laptop Lenovo dan smartphone, asuransi kesehatan, serta uang saku sebesar $ 4.000 Persyaratan: 1. Lulus S1 dari universitas atau perguruan tinggi terakreditasi (semua jurusan) atau selesai paling lambat 1 Agustus 2020 sebelum oritentasi dimulai. 2. Berusia paling rendah 18 tahun dan belum mencapai 29 tahun per 1 Agustus 2020 3. Mampu berbahasa Inggris dibuktikan dengan: › TOEFL PBT minimum 600 › TOEFL iBT minimum 100 › IELTS minimum 7 * Pelamar bisa diikuti oleh kandidat yang telah memperoleh gelar master jika masih memenuhi persyaratan atau bagi mereka yang telah menikah. Namun, biaya asrama untuk pasangan/keluarga tidak disediakan. Syarat IPK tidak dibatasi. Tapi, sangat disarankan memiliki jiwa kepemimpinan dan berprestasi. Simak juga

2 pengunjung online